Sleman - Bedog Arts Fest (BAF) kembali digelar di Studio Banjarmili, Kradenan, Sleman pada 17-19 Oktober 2025. Memasuki edisi ke 15, festival lintas seni dengan panggung utama di atas Kali Bedog ini mengusung tema 'Sambung-Menyambung'.
Board of Creative Director Bedog Arts Fest, Kevindha Mahatma mengatakan tema Sambung Menyambung diambil untuk mengajak publik melihat keterhubungan antara alam, manusia, dan kebudayaan sebagai satu kesatuan ekosistem yang saling menopang.
"Kami sepakat untuk pakai kata penguatan dan pengembangan dari 14 edisi sebelumnya. Jadi hal-hal yang dalam 14 edisi sebelumnya kami bisa kembangkan kami kuatkan," ujar Kevin di sela penyelenggaraan BAF, Jumat (17/10/2025).
Berbeda dari gelaran sebelumnya, BAF 2025 menambah program-program non-panggung seperti pameran, pemberdayaan masyarakat, dan praktik festival ramah lingkungan, tanpa meninggalkan akar utamanya sebagai festival seni pertunjukan berbasis komunitas.
Di antaranya pameran (Te)topengan Miroto yang menampilkan arsip, artefak, dan dokumentasi kekaryaan Martinus Miroto, pendiri Bedog Arts Fest sekaligus maestro tari yang menanamkan nilai-nilai keberlanjutan, kesadaran ekologis, dan spiritualitas tubuh dalam praktik keseniannya.
"Pameran ini kami bekerja sama dengan artjog ya untuk produksinya," ungkap Kevin.
Yayasan Banjarmili sebagai penyelenggara utama dalam BAF 2025 juga mencoba gaya baru yakni Festival Ramah Lingkungan. Melalui inisiatif "Almost Green Festival", BAF bekerja sama dengan Yayasan Get Plastic Indonesia dan Bank Sampah Go-Green untuk menerapkan praktik pengelolaan sampah dan energi berkelanjutan.